Setelah berjuang melawan penyakit kronis yg sudah sejak lama diderita, akhirnya malam tadi tepat jam 00.00 nurani harus menghembuskan nafasnya yang terakhir. Dan seiring dengan kematian nurani itu pula pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM sebagai tanda atas perginya nurani dari hati para pemimpin negara. Nurani pemerintah memang sudah sejak lama menderita sakit parah dan telah diperkirakan kalau penyakit itu tak mungkin bisa disembuhkan. Sang waktu akhirnya menjawab perkiraan itu.
Dan seiring dengan kematian nurani itu, maka mata, telinga dan hati pemerintah secara otomatis tak akan lagi bisa berfungsi alias mengalami disfungsional. Tak akan ada lagi tangisan & permohonan rakyat yg sampai ketelinga pemerintah, tak ada lagi pemandangan menyedihkan yg akan mengena di hati pemimpin. Yang tersisa hanyalah para pengkhianat negara yang selamanya akan tetap dan selalu memperdagangkan rakyatnya. Yang tersisa hanyalah para pemimpin bodoh tanpa hati nurani. Yang saya khawatirkan, pemimpin tanpa nurani pastinya akan lebih kejam dari psikopat (kalo nggak bisa dibandingkan dengan binatang).
Dan hari ini saya berduka cita sedalam-dalamnya atas kematian itu. Entah kapan akan lahir kembali nurani baru yg lebih bersih, lebih peka terhadap derita rakyatnya, nurani yg membela fakir miskan daripada para konglomerat dan pengusaha asing.
Saya mendoakan semoga rakyat Indonesia tabah atas kehilangan ini.
12 Responses
geblek says...
capek capek …@
ochim says...
sebenarnya saya mau comentar masalah ini udah bosan prend,, gak tau kenapa kalo saya mau nulis masalah negeri ini sakit rasanya hati ini dengan ulah bapak goverment itu,
benar sakit sekali prend, aku yakin ini gak akan bertahan lama, pasti nante ada kenaikan lagi,
kalo pemerintahan masih kayak gini.
o Tuhan, ampunilah orang² yang terlalu egois dengan urusan pribadinya… bukalah tobat untuk mereka. Amiin,..
hanya itu yg aku bisa prend,,
salam keprihatinan.
Faradina says...
Aku udah gak bisa ngomong lagi kalo ngebahas problem lama ini.
b3akiNs says...
kemarahan rakyat bisa ga ya jadi energy baru pengganti BBM…?
sherly says...
bukan cuma di indo aja koq bbm naik, di sini jg, n orang2 pada protes tuh…
ichanx says...
janji tinggal janji… kau khianati negri ini,,, hohoho
vi3 says...
kita terlalu lama dininabobokan dengan yang namanya subsidi.. jadi ya kek gini… dulu semua serba murah karena adanya subsidi.. dan darimana subsidi itu? dari utang.. dan kemana larinya sebagian utang itu? ke para koruptor.. trus gimana ngelunasin utang luar negeri itu? kata para pemimpin kala itu, “ih emang gue pikirin?”
emang serba sulit keadaannya.. tapi yakinlah Tuhan pasti punya rencana yang baik… Optimis ajalah.. Tuhan masih bersama2 dengan kita.. lha wong burung kecil aja masih bisa idup.. kita lho manusia punya akal budi.. pasti bisa survive…
eh sorry vi3 ga nyambung ya ama postingannya?
wier says...
ah…
sherly says...
kemana nih sis? koq lama ga update lg?
sherly says...
ayo dong update lagi, kangen nihhh
vi3 says...
kemana aja neh dess? lama ga ngapdet..
moenk says...
ya ampyunnn desska… ternyata dikau lama juga ya nulis2 dimari… hehehe ketemu juga nehh tempat semedinya
kangen dess… masih suka buka FS tak? 