August 22nd, 2008
3 months ago since my last entry. hehehe…. Yaahh, inilah tanda² blogger malas. Postingnya angin-anginan, makanya sering masuk angin. Pffffttt….. (humor yg garing).
Sebenernya sy baru aja selesai upgrade wordpress jadi versi terbaru, jadi sekalian aja coret-coret di blog. Zaman sekarang emang serba instant. Mau bikin kopi, indomie, atau teh….. everything… with only one single click. Begitu juga dengan upgrade wordpress. Tinggal klik, klik dan klik…. tadaaaa… jadilah wordpress ini berubah jadi the latest version. Praktis. Manusia emang semakin puinter.
Ciri² akhir zamankah? Saya pernah membaca sebuah quote yang mengatakan bahwa tekhnologi yg diciptakan oleh umat manusia sendirilah yang menciptakan kehancuran dunia. Maybe yes, maybe no. Tapi kecanggihan teknologi ibarat sebuah mata pisau. Dia bisa mematikan, bisa juga menguntungkan, tergantung si individu-nya aja. Hallaah… apa-apaan sih kok jadi ngomongin kiamat.
Tapi untuk si pencipta plugin automatic upgrade ini, sy bener² harus berterima kasih. It saves so many my time and headaches and pain. All the credit goes to him 
Tags: automatic upgrade, wordpress
Posted in My musings, wordpress | 3 Comments »
May 24th, 2008
Setelah berjuang melawan penyakit kronis yg sudah sejak lama diderita, akhirnya malam tadi tepat jam 00.00 nurani harus menghembuskan nafasnya yang terakhir. Dan seiring dengan kematian nurani itu pula pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM sebagai tanda atas perginya nurani dari hati para pemimpin negara. Nurani pemerintah memang sudah sejak lama menderita sakit parah dan telah diperkirakan kalau penyakit itu tak mungkin bisa disembuhkan. Sang waktu akhirnya menjawab perkiraan itu.
Dan seiring dengan kematian nurani itu, maka mata, telinga dan hati pemerintah secara otomatis tak akan lagi bisa berfungsi alias mengalami disfungsional. Tak akan ada lagi tangisan & permohonan rakyat yg sampai ketelinga pemerintah, tak ada lagi pemandangan menyedihkan yg akan mengena di hati pemimpin. Yang tersisa hanyalah para pengkhianat negara yang selamanya akan tetap dan selalu memperdagangkan rakyatnya. Yang tersisa hanyalah para pemimpin bodoh tanpa hati nurani. Yang saya khawatirkan, pemimpin tanpa nurani pastinya akan lebih kejam dari psikopat (kalo nggak bisa dibandingkan dengan binatang).
Dan hari ini saya berduka cita sedalam-dalamnya atas kematian itu. Entah kapan akan lahir kembali nurani baru yg lebih bersih, lebih peka terhadap derita rakyatnya, nurani yg membela fakir miskan daripada para konglomerat dan pengusaha asing.
Saya mendoakan semoga rakyat Indonesia tabah atas kehilangan ini.
Tags: Kenaikan BBM
Posted in My musings | 12 Comments »
May 22nd, 2008
Glory glory Man United. You are the European champion. Kekaisaran Merah Rusia ternyata menjadi salah satu faktor yg membawa keberuntungan bagi Setan Merah mengalahkan The Blues di Stadion Luzhniki - Rusia dinihari tadi. Melalui tendangan penalti, setan merah mengakhiri pertandingan dengan skor 6-5 atas the blues. Benar² drama yang alot & menegangkan. MU bermain rapi & ciamik, Chelsea bermain bagus & seimbang (bahkan lebih bagus daripada saat berlaga dipremier league). Hanya saja, harus ada 1 team yg menjadi pemenang dan dewi fortuna sedang berpihak kepada MU. Tapi saya harus mengakui, kekalahan Chelsea kali ini bukan berarti menandakan superioritas MU dan kelemahan Chelsea dalam merumput. Saya pikir, selama pertandingan berjalan, dewi fortuna bertengger di tiang gawang milik MU sehingga tendangan² dari Drogba, Lampard & Ballack selalu membentur tiang.
Tadinya saya sempat pesimis The Reds akan memenangkan pertandingan ketika tendangan penalty CR7 berhasil ditangkis oleh kiper CHelses Petr Cech. Tapi semangat saya kembali timbul ketika tendangan John Terry melenceng jauh dari gawang karena terpeleset sehingga skor tetap 4-4. Rasanya nggak percaya tendangan JT bisa meleset. Sekali lagi dewi fortuna berpihak kepada The Reds. Klimaksnya adalah ketika Edwin Van Der Sar menggagalkan tendangan Anelke sekaligus menjadikan skor MU unggul 1 point atas Chelsea. Saat itu juga saya spontan berteriak melepas ketegangan karena hampir selama adu pinalti berlangsung, jantung saya berdebar nggak karuan. Puas, lemas sekaligus bahagia. It feels like having a best orgasm
Yeah.. itulah pertandingan sepakbola. Nothing is imposible. Detik ini kita bisa melihat kemenangan didepan mata, namun nasib bisa saja berbalik didetik selanjutnya. Tapi bagaimanapun, saya puas hari ini karena tim kesayangan saya berhasil menyabet 2 gelar thn ini. Piala Liga Primer & Liga Champion. Nggak rugi melek sampe pagi & cuma tidur selama 2 jam. It was worth it.
Bravo Man United. Next year, u have to be better than it has been.
Sekarang istirahat dulu aah, minggu tenang menjelang EURO 2008
« Read less
Tags: Chelsea, Liga Champion, Manchester United
Posted in Soccer | 4 Comments »